Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

HUT Ke-56 MPKW Sumut-Aceh, Ratusan Siswa Ikuti Seminar Minat dan Bakat untuk Persiapan Kuliah dan Karier

Kamis | Juli 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-30T13:47:52Z


Medan | Faktual86.com Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara-Aceh menggelar Seminar Asesmen Minat dan Bakat bagi ratusan siswa kelas XII dari SMA Nasrani 1, SMA Nasrani 2, SMA Nasrani 3, dan SMA Immanuel. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMA Nasrani 1 Medan, Kamis (30/7/2026).

Seminar yang bekerja sama dengan People and Change (PnC) Consulting ini bertujuan membantu para siswa mengenali potensi, minat, dan bakat yang dimiliki sebagai bekal dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi maupun karier di masa depan.

Ketua Panitia HUT ke-56 MPKW Sumut-Aceh, Ir. Bonar Sirait, M.Si, mengatakan bahwa asesmen minat dan bakat menjadi salah satu langkah penting agar peserta didik mampu memahami kemampuan diri secara objektif sebelum menentukan jurusan kuliah maupun profesi yang akan ditekuni.

"Tes minat dan bakat menjadi salah satu kunci bagi peserta didik untuk mengenali kemampuan serta cita-cita yang ingin diraih. Hasil asesmen dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan," ujarnya.

Sebelum seminar dimulai, kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Pdt. Dr. Rosiany Hutagalung, S.P., M.Th.

Seminar menghadirkan Direktur People and Change Consulting, Friyanka HD Sitorus, S.Psi., Psikolog, sebagai narasumber dengan materi bertajuk "Pengembangan Diri Kelas XII: Mengenali Potensi Diri untuk Menyongsong Masa Depan."

Dalam pemaparannya, Friyanka menegaskan bahwa setiap individu memiliki talenta yang merupakan anugerah Tuhan dan perlu terus dikembangkan melalui proses belajar, disiplin, serta kemauan untuk beradaptasi.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh tingkat kecerdasan intelektual (IQ), tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan belajar, motivasi, minat, karakter, kemampuan beradaptasi, dan penguasaan soft skills.

"Semua orang memiliki potensi. Yang terpenting adalah mengenali potensi tersebut, terus belajar, mampu beradaptasi, serta memiliki ketekunan. IQ bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan," jelasnya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak tergesa-gesa dalam menentukan jurusan kuliah. Pilihan tersebut sebaiknya dipertimbangkan bersama orang tua, guru, maupun pihak yang kompeten agar sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing.

Sementara itu, Ketua MPKW Sumut-Aceh, Dr. RE Nainggolan, MM, mengapresiasi terselenggaranya seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan bekal kepada siswa untuk mengenali potensi diri sebelum menentukan arah pendidikan dan masa depan.

"Saya merasa sangat diberkati melalui seminar ini. Tidak semua anak memperoleh kesempatan mengikuti pembelajaran seperti ini. Karena itu manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan tetap bersyukur kepada Tuhan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, RE Nainggolan turut membagikan perjalanan hidupnya. Ia mengisahkan pernah salah memilih jurusan kuliah setelah lulus dari SMA Balige sekitar 57 tahun silam sehingga mengalami tekanan dan akhirnya menghentikan perkuliahan.

Namun, perjalanan hidup membawanya mengikuti seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dari lebih dari seribu peserta, hanya sekitar 60 orang yang dinyatakan lulus, termasuk dirinya. Pengalaman tersebut menjadi titik awal perjalanan kariernya hingga dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, di antaranya sebagai Bupati dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Ia juga menceritakan pengalaman saat mengikuti pendidikan di Lemhannas. Meski hasil psikotes sempat membuatnya kurang percaya diri, semangat dan kerja keras mengantarkannya berhasil masuk dalam 10 besar dari sekitar 120 peserta.

"Setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Yang menentukan keberhasilan bukan hanya kemampuan, tetapi juga semangat juang. Jangan mudah menyerah dan teruslah mengembangkan potensi yang Tuhan berikan," pesannya kepada para siswa.

RE Nainggolan turut memberikan apresiasi kepada People and Change Consulting yang telah memberikan seminar secara cuma-cuma sebagai bentuk kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan Kristen. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan MPKW Sumut-Aceh.

Menurutnya, setiap sekolah juga perlu memiliki keunggulan dan karakteristik tersendiri, baik di bidang seni, budaya, musik, olahraga maupun bidang lainnya sehingga mampu meningkatkan daya saing dan menjadi pilihan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua PPNM Drs. Chandra Silalahi, M.Si berharap seminar tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri para siswa dalam mengenali potensi yang dimiliki.

"Melalui seminar ini kami berharap para siswa tidak hanya memahami minat dan bakatnya, tetapi juga semakin percaya diri untuk mengembangkan potensi yang Tuhan anugerahkan sehingga dapat menentukan pilihan pendidikan dan karier sesuai cita-cita," ungkapnya.

Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi bekal bagi siswa dalam mengenali kemampuan diri sehingga lebih mantap menentukan langkah menuju jenjang pendidikan tinggi maupun dunia kerja sesuai minat dan bakat masing-masing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PPNM Drs. Chandra Silalahi, M.Si, Sekretaris Panitia Ir. TM Napitupulu, Dra. Veronika Sitanggang, S.Psi, Jadi Pane, S.Pd., MM, Evalina Manullang, Bendahara PPNM Dra. Adelina Silaen, M.Pd, Kepala SMA Nasrani 1 Br. Sinambela, Kepala SMA Nasrani 2 Saroha Sinaga, Kepala SMA Nasrani 3, para guru, serta sejumlah undangan lainnya.

Berita ini sudah dioptimalkan dengan kata kunci MPKW Sumut-Aceh, Seminar Minat dan Bakat, HUT ke-56 MPKW, Siswa SMA, pendidikan, karier, dan Medan, sehingga lebih ramah SEO tanpa mengurangi kaidah jurnalistik. Selain itu, tanggal pada naskah telah disesuaikan menjadi 30/7/2026 karena pada naskah awal tertulis 39/7/2026, yang merupakan kesalahan penulisan. (Iwan)

×
Berita Terbaru Update