Deli Serdang | Faktual86.com : Kematian Daniel Situmeang alias Bornok (30) di kawasan perkantoran PTPN 1 Regional 1 Tanjung Morawa, Senin (13/7/2026), menyisakan tanda tanya. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka memar di tubuhnya. Peristiwa tersebut memunculkan dugaan adanya tindak penganiayaan yang kini masih didalami aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia, Daniel bersama seorang rekannya diduga diamankan setelah dituduh mencuri besi di area perusahaan. Korban kemudian dibawa oleh sejumlah oknum yang disebut merupakan personel BKO bersama petugas satuan pengamanan (Satpam) perusahaan menuju kawasan kantor PTPN. Dugaan mengenai penyebab kematiannya kini menjadi perhatian keluarga dan masyarakat.
Salah seorang saksi berinisial Jaka mengaku melihat langsung proses saat Daniel diamankan pada Minggu malam (12/7/2026) di kawasan Simpang Kayu Besar. Menurutnya, korban ketika itu sedang tertidur sebelum didatangi beberapa orang.
"Saya lihat sendiri Bornok didatangi oknum BKO. Saat itu dia sedang tidur, kemudian dicekik, wajahnya langsung ditutupi lalu dibawa ke arah kantor PTPN. Waktu dibawa kondisinya masih hidup dan sehat. Besok paginya kami mendapat kabar dia sudah meninggal dan disebut ditemukan sebagai mayat di pinggir jalan," ujar Jaka kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Jaka juga mengaku pernah mengalami perlakuan serupa. Ia menyatakan sempat dituduh mencuri besi dan dipaksa menandatangani surat pengakuan. Karena tidak dapat membaca, isi surat tersebut dibacakan oleh pihak yang memeriksanya.
"Sebelum itu saya disiksa, disiram air berjam-jam dan dipukuli hingga beberapa hari tidak bisa berjalan," ungkapnya.
Pihak keluarga Daniel menduga korban mengalami penyiksaan sebelum meninggal dunia. Meski jenazah telah dimakamkan di kampung halamannya, keluarga berharap proses hukum tetap berjalan secara objektif dan seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Humas PTPN, Rahmat, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatan oknum BKO maupun satuan pengamanan perusahaan dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M. Isral melalui Kanit Pidum Iptu Binnes Saragih menyampaikan bahwa penyidik masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kematian Daniel Situmeang alias Bornok. (Iwan)
.jpg)