Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Beraksi Sistematis Saat Tarawih, Indikasi Jaringan Curanmor di Namorambe Mulai Terkuak

Kamis | Maret 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-19T09:12:58Z

 

Deli Serdang  | Faktual86.com  : Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan warga Kecamatan Namorambe diduga bukan sekadar kejahatan sporadis. Pola aksi yang terorganisir dan menyasar waktu-waktu tertentu menguatkan indikasi adanya jaringan yang bermain di balik rangkaian pencurian tersebut.


Pengungkapan awal dilakukan Unit Reskrim Polsek Namorambe di bawah pimpinan Kanit Reskrim IPTU Heru Ardiansyah, menyusul laporan warga yang kehilangan sepeda motor saat melaksanakan salat tarawih.


Berbekal laporan tersebut, IPTU Heru Ardiansyah bersama tim langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada Senin malam (17 Maret 2026), petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial JS. Tidak berhenti di situ, pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya satu pelaku lainnya berinisial TTA turut dibekuk pada Selasa (18 Maret 2026).


Dari hasil pemeriksaan awal, muncul dugaan kuat bahwa kedua pelaku bukan pemain tunggal. Indikasi keterlibatan jaringan mulai terkuak, terlihat dari pola operasi yang terarah, pemilihan target yang spesifik, hingga kecepatan pelaku dalam menghilangkan barang bukti hasil kejahatan.


“Modusnya klasik, menggunakan kunci T. Tapi yang menjadi perhatian, mereka bekerja cepat dan terstruktur, seolah sudah memetakan situasi sebelumnya,” ungkap IPTU Heru Ardiansyah.


Ia menegaskan, pihaknya kini tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas, termasuk dugaan peran penadah. “Masih kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain maupun penadah yang terlibat,” tegasnya.


Fakta lain yang memperkuat dugaan tersebut adalah status salah satu pelaku yang diketahui merupakan residivis kasus serupa. Hal ini membuka kemungkinan adanya rantai distribusi hasil curian yang masih aktif.


Sementara itu, Kapolsek Namorambe, AKP Sukses Wira Secapa Sinulingga, menegaskan pihaknya tidak akan berhenti pada pelaku lapangan. Ia memastikan pengungkapan kasus ini akan dikembangkan hingga ke akar permasalahan.


“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara menyeluruh. Jika ada jaringan di belakangnya, tentu akan kami kejar hingga tuntas,” tegas AKP Sukses Wira.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong saat beribadah. Menurutnya, pola kejahatan yang memanfaatkan waktu tarawih menunjukkan adanya pengamatan terhadap kebiasaan korban.


Kasus ini kini menjadi perhatian serius aparat, bukan hanya sebagai tindak kriminal biasa, tetapi juga sebagai indikasi munculnya kembali jaringan curanmor terorganisir di wilayah hukum Polsek Namorambe. (Red/Iwan).

×
Berita Terbaru Update