Medan | Faktual86.com : Tokoh pemuda Kota Medan, Achmad Faisal, menyampaikan keraguannya terhadap rencana Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang akan membangun rumah sakit bertaraf internasional di Kota Medan dengan konsep pelayanan layaknya hotel bintang lima.
Menurut Faisal, masyarakat Kota Medan hingga hari ini masih menyimpan rasa kecewa terhadap sejumlah proyek pembangunan yang digagas Bobby Nasution saat menjabat sebagai Wali Kota Medan. Beberapa fasilitas umum bahkan dinilai kurang relevan, menuai polemik, hingga disebut masyarakat sebagai proyek mangkrak.
"Rakyat sudah pernah merasakan kekecewaan terhadap sejumlah pembangunan saat beliau menjabat Wali Kota Medan. Mulai dari persoalan Stadion Teladan hingga proyek penerangan jalan yang ramai disebut masyarakat sebagai lampu pocong. Jadi wajar kalau hari ini masyarakat meragukan lagi proyek besar seperti rumah sakit internasional,” ujar Achmad Faisal dalam keterangannya di Medan, Selasa (19/5/2026).
Faisal menilai, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara seharusnya lebih fokus membenahi rumah sakit milik Pemprov yang sudah ada dibanding membangun fasilitas kesehatan baru dengan konsep mewah. Ia menegaskan, persoalan utama yang dirasakan masyarakat bukan tampilan rumah sakit, melainkan kualitas pelayanan dan kelengkapan fasilitas kesehatan.
“Daripada bicara rumah sakit bertaraf internasional dengan layanan hotel bintang lima, lebih baik benahi dulu rumah sakit Pemprov yang ada. Tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, permudah administrasi pasien, dan lengkapi alat kesehatan yang benar-benar modern dan canggih,” katanya.
Ia juga menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, mulai dari antrean pasien, keterbatasan alat medis, hingga pelayanan BPJS yang dinilai belum maksimal.
“Rakyat tidak butuh gedung mewah kalau pelayanan masih lambat dan alat kesehatan masih kurang. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah rumah sakit yang benar-benar hadir membantu rakyat, bukan sekadar proyek yang terlihat megah di permukaan,” tegas Faisal.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Medan yang disebut tetap melayani pasien BPJS dengan fasilitas modern dan konsep pelayanan premium. (IS).
