Jakarta | Faktual86.com : Polemik panjang mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, memasuki babak baru setelah ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar secara terbuka mengakui bahwa ijazah milik Jokowi adalah asli. Pernyataan tersebut disampaikan Rismon di hadapan awak media setelah sebelumnya ia menjadi salah satu pihak yang paling vokal mempertanyakan dokumen pendidikan mantan presiden tersebut.
Pengakuan Rismon ini sekaligus mengejutkan publik karena sebelumnya ia berada dalam barisan yang sama dengan sejumlah tokoh yang meragukan keaslian ijazah Jokowi, seperti Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Dalam pernyataannya, Rismon menyebut hasil kajian terbaru yang ia lakukan menunjukkan adanya unsur pengaman pada dokumen ijazah tersebut.
Rismon menyampaikan pengakuan tersebut dalam konferensi pers kepada media pada Rabu, 11 Maret 2026, dengan menyatakan bahwa dokumen ijazah Jokowi memiliki watermark dan emboss yang sesuai dengan standar dokumen resmi pada masa penerbitannya. Berdasarkan hasil penelitian ulang yang ia lakukan, ia menyimpulkan bahwa tudingan sebelumnya tidak terbukti.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi atas polemik yang sempat berkembang luas di ruang publik. Rismon mengakui bahwa analisis sebelumnya menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan kini ia memilih untuk meluruskan pernyataan tersebut secara terbuka.
Beberapa hari sebelum menyampaikan pengakuan di hadapan media, Rismon diketahui juga sempat mendatangi kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Minggu, 8 Maret 2026. Pertemuan tersebut disebut sebagai upaya untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus membuka jalan penyelesaian secara damai atas polemik yang terjadi.
Polemik ijazah Jokowi sendiri telah berlangsung cukup lama dan memicu perdebatan publik, terutama setelah sejumlah pihak menuding dokumen kelulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi tidak autentik. Isu tersebut bahkan sempat bergulir ke ranah hukum setelah Jokowi melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut.
Meski Rismon kini menyatakan ijazah Jokowi asli, sikap berbeda masih ditunjukkan oleh beberapa tokoh yang sebelumnya ikut mempertanyakan dokumen tersebut. Roy Suryo, misalnya, disebut tetap pada pendiriannya dan menyatakan bahwa pengakuan Rismon merupakan sikap pribadi yang tidak serta-merta mengakhiri polemik.
Perubahan sikap Rismon menjadi titik penting dalam dinamika kontroversi ini.
Pengakuan tersebut dinilai berpotensi meredakan perdebatan yang selama ini berkembang di ruang publik, sekaligus membuka kemungkinan penyelesaian kasus melalui jalur damai atau mekanisme hukum yang sedang berjalan. (Red)

