Medan | Faktual86.com : Dugaan adanya peredaran narkotika jenis pil ekstasi di sebuah tempat hiburan malam, Imperium KTV & Club yang berada di Jalan Gagak Hitam, Komplek Seroja Permai Nomor 24–25, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, kembali menjadi perhatian masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, pengunjung disebut-sebut dapat memperoleh pil ekstasi dengan relatif mudah di lokasi tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen tempat hiburan terkait.
Sejumlah narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku pernah mendapat penawaran pil ekstasi saat berada di dalam lokasi hiburan tersebut. Salah seorang sumber menyebutkan harga pil ekstasi diduga berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp350 ribu per butir.
"Disebutkan ada yang menawarkan dan akan memanggil orang yang membawa barang tersebut," ujar salah seorang sumber kepada wartawan.
Dari hasil penelusuran wartawan, dugaan transaksi narkotika disebut tidak hanya melibatkan oknum yang menawarkan kepada pengunjung, tetapi juga diduga dilakukan melalui pihak lain yang berada di sekitar area hiburan.
Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Seorang warga Medan berinisial JY mengaku berharap aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan aktivitas tersebut.
"Kalau memang benar ada peredaran narkotika di dalam tempat hiburan malam, kami berharap aparat melakukan pemeriksaan secara profesional dan menyeluruh agar semuanya menjadi terang," ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, apabila benar terdapat praktik peredaran narkotika, maka penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat.
Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai adanya penggerebekan maupun hasil penyelidikan terhadap dugaan tersebut. Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya Satresnarkoba Polrestabes Medan, melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Imperium KTV & Club belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi juga masih berupaya menghubungi pihak pengelola untuk memperoleh klarifikasi sesuai asas keberimbangan.
Apabila di kemudian hari pihak manajemen maupun aparat kepolisian memberikan penjelasan resmi, redaksi akan memuatnya sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. (Iwan).
.jpg)