Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pengemudi Ojol Jadi Korban Pembacokan di Pasar 3 Medan Perjuangan, Keluarga Desak Pelaku Segera Ditangkap

Jumat | Agustus 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-14T08:03:51Z
Foto : Pengemudi Ojol korban pembacokan di Pasar 3 Medan Perjuangan 


Medan | Faktual86.comKasus pembacokan terhadap seorang pengemudi ojek online di kawasan Pasar 3, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, menyisakan trauma bagi keluarga korban.

Arfan Arief Lubis (53) mengalami luka serius setelah diduga diserang sejumlah pemuda menggunakan senjata tajam pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.


Keluarga korban kini meminta kepolisian bergerak cepat mengungkap identitas para pelaku yang hingga kini diharapkan segera ditangkap dan diproses secara hukum.


Menurut keterangan Arfan kepada pihak keluarga, kejadian terjadi saat dirinya keluar dari rumah untuk membeli nasi goreng. Ia berjalan kaki menuju kawasan Jalan Pasar 3 yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.


Namun, ketika tiba di tempat tujuan, pedagang nasi goreng tersebut ternyata sudah menutup dagangannya. Arfan pun memutuskan untuk kembali pulang.

Dalam perjalanan pulang, korban sempat melihat sekelompok pemuda menggunakan sepeda motor melintas ke arah Jalan Tuasan.


Beberapa saat kemudian, tiga pemuda yang diduga berboncengan satu sepeda motor menghampiri Arfan. Korban kemudian diduga menjadi sasaran serangan menggunakan senjata tajam.


Akibat pembacokan itu, Arfan mengalami luka berat. Bagian tendon kakinya putus, sedangkan wajahnya mengalami luka robek pada bagian hidung dan bibir.

Enam gigi korban juga dilaporkan lepas. Sementara itu, bagian lengan kanan Arfan mengalami luka yang diduga akibat sabetan senjata tajam.


Setelah korban mengalami luka, para pelaku diduga langsung meninggalkan lokasi. Dalam kondisi bersimbah darah, Arfan berusaha berjalan pulang menuju kediamannya di Jalan Pasar 3, Lingkungan 8, Kelurahan Tegal Rejo.


Keluarga yang mengetahui kondisi tersebut langsung membawa Arfan ke Rumah Sakit Haji Medan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis, termasuk menjalani operasi.


Kasus itu telah dilaporkan kepada Polsek Medan Timur dengan nomor laporan STTLP/B/3378/2026/SPKT/POLSEKMEDANTIMUR.

Kini Arfan sudah diperbolehkan kembali ke rumah. Meski demikian, luka yang dialaminya membuat korban belum dapat menjalankan aktivitas seperti biasa, termasuk kembali bekerja sebagai pengemudi ojek online.


Bagi keluarga, kondisi tersebut bukan hanya menyisakan trauma, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian. Arfan selama ini menjadi salah satu tulang punggung keluarga.


Adik korban, Armanda, meminta jajaran Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut.


“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Kami ingin ada keadilan untuk keluarga,” kata Armanda.


Keluarga berharap polisi segera melakukan pendalaman, termasuk menelusuri keterangan korban, mencari saksi, serta mengumpulkan bukti yang dapat membantu mengungkap identitas para pelaku.


Mereka juga meminta agar proses hukum terhadap kasus tersebut berjalan transparan sehingga korban dan keluarga memperoleh kepastian serta rasa keadilan.


Hingga berita ini disusun, pihak keluarga masih menunggu perkembangan penyelidikan kepolisian terkait kasus pembacokan yang menimpa Arfan.

Kata kunci SEO: pengemudi ojol dibacok, pembacokan Medan, pembacokan Medan Perjuangan, Pasar 3 Medan, korban pembacokan, Polrestabes Medan, Polsek Medan Timur. (Iwan).

×
Berita Terbaru Update