Deli Serdang | Faktual86.com : Aksi pemerasan kembali gencar dilakukan komplotan Oj cs, kali ini terhadap seorang pemilik kebun pertanian di Kelambir Lima.
Dengan modus menebarkan hoax di media sosial (Medsos), pria luntang lantung itu, mencoba memeras korban yang ingin diperdayanya dengan meminta sejumlah uang agar tak diberitakan.
Terbongkarnya kasus pemerasan tersebut, ketika Oj Cs yang mengaku wartawan itu menelpon seorang pemilik kebun buah melon di Kelambir Lima terkait berita yang ditayangkannya.
Dalam berita tersebut, Oj cs menebarkan pemberitaan hoax yang mengait ngaitkan korban dengan peredaran narkoba.
Merasa tak melakukan seperti yang diberitakan, korban tidak menanggapinya, sehingga itu membuat Oj Cs uring uringan dan terus mengubungi korban dengan menggunakan beberapa nomor telepon berbeda untuk bertemu.
"Padahal nomor HP si Oj itu sudah kami blokir, tapi dia pakai nomor lain lagi. Begitu kami bertemu di Jalan Haji Anif, si Oj cs itu, ehh rupanya dia minta dibayari bon makan dan minumnya,"ujar Romi.
Saat diingatkan, apa yang diberitakannya adalah fitnah dan hoax, Oj cs akhirnya terus terang mengakui bahwa berita tersebut merupakan perbuatannya bersama 6 orang komplotannya untuk bisa mendapatkan uang.
Gagal melakukan pemerasan, Oj Cs setelah bubaran kembali menelpon korban minta bantuan karena terdesak uang mengurus rekannya yang bermasalah.
Sementara, Oj ketika dikonformasikan awak media ke nomor HP nya 08xx672050xx, Selasa (19/12/2023) sudah tidak aktif.
