Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Munas HIPMI XVIII Memanas, Ozi Sebut Lawan Ade Jona Mulai Goyah

Minggu | Mei 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T04:53:10Z



Medan | Faktual86.com : Menjelang pelaksanaan Munas XVIII HIPMI, dinamika politik internal organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia itu semakin memanas.


Aksi walkout tiga calon ketua umum dalam sesi debat kedua di Bali justru dinilai sejumlah pihak sebagai bentuk kepanikan politik menghadapi derasnya dukungan kepada Ade Jona Prasetyo.


Tokoh pemuda Deli Serdang, Ahmad Fauzi yang akrab disapa Ozi, angkat bicara terkait polemik tersebut. Ozi yang juga dikenal sebagai Owner Oz Production serta Ketua Bidang Pariwisata, Ekraf dan Infokom BPC HIPMI Kabupaten Deli Serdang menilai alasan walkout dengan narasi dugaan keberpihakan gubernur hanyalah pengalihan isu semata.


“Kalau saya melihat, isu soal gubernur mendukung salah satu kandidat itu cuma alasan belaka. Faktanya, tiga caketum itu sudah melihat sendiri bahwa dukungan kepada Bang Ade Jona Prasetyo memang sudah tidak terbendung lagi. Di atas kertas, publik HIPMI juga sudah bisa membaca arah kemenangan siapa yang paling kuat,” tegas Ozi.


Menurutnya, dukungan terhadap Ade Jona Prasetyo lahir bukan karena pencitraan sesaat, melainkan karena rekam jejak, jaringan, dan kemampuan membangun komunikasi lintas daerah yang dinilai lebih matang dibanding kandidat lainnya.


“SC dan OC sudah bekerja sesuai mekanisme organisasi. Munas tetap berjalan sebagaimana agenda yang sudah ditetapkan. Jadi jangan sedikit-sedikit membangun opini seolah ada ketidakadilan hanya karena elektabilitas kalah jauh,” lanjutnya.


Ozi juga menyentil keras sikap tiga kandidat yang memilih walkout dalam sesi debat tersebut. Ia menilai mental kepemimpinan dalam organisasi besar seperti HIPMI seharusnya diuji dalam situasi panas, bukan justru meninggalkan forum.


“Kalau mental belum tahan menghadapi dinamika Munas, lebih baik mundur saja dari pencalonan. Jangan memaksakan diri ingin jadi Ketua Umum HIPMI kalau menghadapi tekanan debat saja sudah walkout. HIPMI butuh petarung, bukan pencari alasan,” Ujarnya dengan nada tegas.


Lebih lanjut, Ozi menegaskan bahwa generasi muda pengusaha membutuhkan figur pemimpin yang mampu membawa organisasi lebih progresif, solid, dan tidak mudah memainkan narasi korban ketika peta dukungan mulai terlihat nyata.


“Bang Ade Jona adalah representasi energi baru HIPMI. Dukungan akar rumput bergerak alami. Jadi kalau hari ini ada yang mulai panik, ya itu konsekuensi dari kompetisi,” pungkasnya. (Red/AF).

×
Berita Terbaru Update